Search

Kamis, 26 November 2009

KONLIK DI SEBUAH PERUSAHAN (KOMUNIKASI)


Di dalam perusahaan peranan komunikasi itu sangat penting, jika komunikasi berjalan dengan dua arah antara pihak manajemen dengan karyawan maka akan berjalan dengan baik dan akan mengurangi terjadinya konflik.
Adapun cara-cara komunikasi di dalam perusahaan yang dapat di lakukan, yaitu:
1. Komunikasi Langsung
Yaitu komunikasi yang dilakukan dalam menyampaikan berita, laporan maupun perintah antara si pengirim berita (komunikator) kepada si penerima berita (komunikan) dilakukan secara langsung.
2. Komunikasi tidak langsung
Komunikasi yang terjadi jika dalam menyampaikan berita tidak dilakukan secara langsung, hanya melalui orang lain ataupun secara tertulis.
3. Komunikasi horizontal
Komunikasi ini terjadi apabila pesan, berita laporan maupun informasi yang disampaikan oleh si komunikator kepada si komunikan bertujuan untuk menjalin hubungan baik dengan sesama karyawan dengan bertujuan untuk melakukan koordinasi dalam bekerja sama.
4. Komunikasi Formal
Komunikasi yang dilakukan antara sesame anggota organisasi disesuaikan dengan urutan / tingkatan dalam struktur organisasi.
Komunikasi yang disampaikan dari atasan ke bawahan komunikasi ini biasanya digunakan untuk menyampaikan perintah.
Akan tetapi kalau komunikasi dilakukan dari bawahan ke atasan maka komunikasi ini biasanya untuk menyampaikan laporan.
5. Komunikasi Informal.
Komunikasi informal yang terjadi karena adanya komunikasi antara sesame karyawan dalam sebuah perusahaan.
Karena jika komunikasi tidak berjalan dengan baik, maka akan menimbulkan terjadinya sebuah konflik. Sering kita lihat adanya banyaknya kejadian mogok kerja, itu di sebabkan karena komunikasi yang tidak berjalan dengan baik dan menimbulkan konflik yang berkepanjangan. Dan dalam pengambilan keputusan juga sangat memerlukan komunikasi yang setepat-tepatnya, karena dalam akhir pengambilan keputusan tersebut hendaknya juga merupakan pencerminan dari adanya koordinasi dan kerjasama yang tercipta dalam perusahaan.
Dan keputusan yang harus dilakukan adalah melakukan rapat dengan para Dewan Direksi dan para karyawan, yang mempunyai peranan besar dalam perusahan. Setelah melakukan rapat maka akan dapat menghasilkan sebuah keputusan, dan hasil dari keputusan itu adalah memberikan tunjangan bagi para karyawan yang mengalami PHK, memantau situasi para karyawan dalam melakukan pekerjaanya, memberikan penghargaan bagi karyawan, memberikan bonus kepada karyawan apabila perusahaan mendapatkan keuntungan.
Jadi solusi dari konflik ini adalah:
1. Mendapatkan dasar gaji yang adil
2. Mendapatkan kesejahteraan bagi para karyawan
3. Meningkatkan skills para karyawan
4. Memberikan tunjangan bagi para karyawan yang mengalami PHK
5. Mendapatkan suatu keseragaman karyawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar